Rabu, 17 April 2013

Toleransi dan Empati

Pemikiran acak yang mungkin atau mungkin tidak didapat dari akumulasi kejadian-kejadian baik baru-baru ini maupun di waktu yang amat lampau. Lebih tepatnya mungkin, karena terlalu sering mendengar kata "toleransi" didengung-dengungkan sampe bikin kepala saya pengang dan bising. Mulai dari artian yang kesannya baik seperti "toleransi antar umat beragama" hingga yang kesannya buruk seperti "organisasi ini kebanyakan ngasih toleransi". Nah, menurut KBBI (seperti yang jadi sumbernya artikata.com) toleransi itu adalah...

Definisi 'toleransi'
noun
1. 1 sifat atau sikap toleran: dua kelompok yg berbeda kebudayaan itu saling berhubungan dng penuh --; 2 batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yg masih diperbolehkan; 3 penyimpangan yg masih dapat diterima dl pengukuran kerja;
ber·to·le·ran·si v bersikap toleran: sifat fanatik dan tidak ~ menjadi penghambat perundingan ini;
me·no·le·ran·si v mendiamkan; membiarkan: Pemerintah tidak akan ~ aparat yg menggunakan dana pembangunan dng dalih berbelit-belit
Definisi 'toleran'
adjective
1. bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dsb) yg berbeda atau bertentangan dng pendirian sendiri

Saya sebenarnya gak gitu sreg dengan kata toleransi. Tersirat seolah kita sebenernya gak setuju/sepaham tapi kita terima-terima saja demi hubungan baik. Ya, kesannya, kesannya loh, toleransi itu kurang sejalan dengan integritas. Udah tau menyimpang, tapi dibiarin karena cari aman; bukan karena paham, tapi karena gak mau mikir. Jika saya mau menunjukkan saya menerima apa yang dibawa orang lain atau apa situasi orang lain, tentunya saya nggak akan menerima hanya karena nggak enakan, males mikir, atau terpaksa; saya akan menerima jika saya yakin dan mengerti benar apa yang saya terima, dan penerimaan itu adalah penerimaan sebenar-benarnya. Itulah empati.


Definisi 'empati'
n Psi
1. keadaan mental yg membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dl keadaan perasaan atau pikiran yg sama dng orang atau kelompok lain;
ber·em·pa·ti v melakukan (mempunyai) empati: apabila seseorang mampu memahami perasaan dan pikiran orang lain, berarti ia sudah mampu ~

Saya lebih sreg dengan kata empati. Justru kita mencoba memahami apa yang orang rasa, dan setelah memahaminya, setelah kita mengerti benar, baru kita menerima. Jadi penerimaan itu didasarkan pada rasa pengertian menyeluruh mengapa harus menerima. Dan dengan memahami secara menyeluruh, orang bisa menerima dengan tulus.

Toleransi itu pasif, empati itu aktif.
Toleransi itu menangani gejala, empati itu menangani sumber.

Toleransi itu "Saya tidak ganggu kamu, kamu tidak ganggu saya, kita nggak ada urusan, selesai perkara".
Empati itu "Mari kita sama-sama saling memahami, saling menerima; dan setelahnya saling bersinergi."




Jakarta, 17 April 2013
sekadar catatan singkat, biar ada aja yang ditulis

Tidak ada komentar: